StoriesOpened for friends
Review Film The Odyssey
Akhirnya selesai juga nonton The Odyssey. Secara keseluruhan, menurutku film ini seru dan tetap berhasil menghibur. Hal yang paling menonjol tentu aja visualnya (ya, khas Nolan). Pemandangan, suasana laut, sampai adegan-adegan petualangannya terasa megah dan benar-benar enak dilihat.
Karena aku lumayan familiar sama kisah The Odyssey karya Homer, selama nonton rasanya susah buat nggak ngebandingin sama cerita aslinya. Sebenarnya aku paham kalau adaptasi film memang nggak harus 100% sama. Pasti ada bagian yang diubah supaya lebih cocok buat layar lebar. Cuma ya... beberapa perubahan di film ini menurutku lumayan besar.
Yang paling kerasa buatku itu pemilihan beberapa karakternya, terutama Helen. Entah kenapa, penggambarannya beda banget sama yang selama ini ada di bayanganku. Ada beberapa karakter lain juga yang menurutku kurang meninggalkan kesan, padahal di cerita aslinya mereka cukup menarik.
Terus ada bagian Circe. Ini juga lumayan aku sayangkan. Di karya Homer, Odysseus tinggal bersama Circe sekitar satu tahun sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan pulang. Menurutku bagian ini penting karena menunjukkan kalau perjalanan Odysseus bukan cuma soal melawan monster atau dewa, tapi juga menghadapi godaan dan dilema. Di film, semuanya terasa lewat begitu aja. Aku malah berharap bagian Circe ini dikasih porsi lebih banyak.
Soal casting juga ada beberapa yang menurutku kurang cocok dengan deskripsi karakter di karya Homer. Memang ini murni preferensi pribadi sih. Kalau belum pernah baca cerita aslinya mungkin nggak akan terlalu terasa. Tapi karena aku sudah punya gambaran sendiri, otomatis jadi sering membandingkan.
Nah, yang paling bikin kecewa justru adegan Siren. Dari awal aku udah nungguin banget momen ini. Aku ngebayangin bakal ada nyanyian yang indah tapi menyeramkan, terus dipadukan sama visual megah khas film ini. Eh ternyata... nggak ada sama sekali. Wkwkwk. Padahal itu salah satu bagian favoritku dari perjalanan Odysseus.
Walaupun begitu, aku tetap menikmati film ini. Kalau cari film petualangan dengan visual yang keren dan cerita yang gampang diikuti, The Odyssey tetap layak ditonton. Tapi kalau sebelumnya sudah pernah baca atau tahu kisah asli karya Homer, siap-siap aja nemuin cukup banyak perbedaan.
Rating: 8/10.
Sebenarnya masih banyak hal lain yang beda dari cerita aslinya, cuma kalau ditulis semua bisa panjang banget. Jadi cukup segini dulu. Wkwkwk.